Senin, 02 Januari 2012


Kesunyian Jiwa

Sepinya hari yang ku lewati
Tanpa ada dirinya yang menemani
Sunyi ku rasa dalam hidupku
Tak mampu aku tuk melangkah

Masih ku ingat senyumannya
Yang selalu membuatku mengenangnya
Terbawaku dalam kesedihan
Tak sadar kini ia tak disisi

Dia masih yang terindah
Indah di dalam hatiku
Mengapa kisah kita berakhir seperti ini?

Illegal Logging

Illegal logging adalah penebangan liar. Penebangan liar dilakukan oleh para penebang yang tidak bertanggung jawab dan juga tidak memiliki izin. Penebangan liar merupakan suatu kegiatan yang merugikan. Karna dapat menyebabkan erosi dan banjir. Dan juga dapat menganggu kehidupan habitat didalamnya. Serta kerusakan.

Untuk itu, seharusnya hukum untuk illegal logging harus lebih tegas dan diterapkan. Agar para penebang liar kapok, dan tidak melakukan hal tersebut lagi. Salah satu tujuan penebangan liar tersebut adalah untuk kegiatan ekspor, bahkan juga untuk di dalam negeri. Dan sebab itu, hutan harus di reboisasi. Karna jika melakukan eksploitasi yang berlebihan, maka hutan harus di reboisasi, agar tetap terjaga kelestariannya.

Hidup Untuk Apa atau Untuk Apa Hidup?

Dua istilah diatas mungkin hampir sama, namun berbeda arti menurut saya. Saya menulis dengan versi saya sendiri. Saya akan membahas  Hidup untuk apa terlebih dahulu.

Hidup untuk apa? Mungkin itu yang sedang saya pikirkan sekarang. Saya berfikir hidup itu untuk menerima, bersyukur, dan memberi. Menerima, ya kita menerima berkah dan hikmah dari Allah SWT. Kita selalu diberi kenikmatan oleh Allah, mungkin Anda tidak selalu sadar. Bahwa kita sehat atau sakit, banyak rezeki, tinggi ilmu dan lainnya, itu semua adalah dari Allah. Maka dari itu, kita harus selalu bersyukur kepadaNya atas semua yang telah diberikan kepada kita. Dengan bersyukur, maka Dia akan terus memberi kita suatu kenikmatan yang tiada henti. Lalu jika kita telah memiliki kelebihan harta, dan ilmu yang bermanfaat., maka bagikan atau berikan lah pertolongan kepada orang yang kurang mampu, karna dalam hartamu itu terdapat hak mereka. Dan Allah juga yang telah menitipkan harta itu untuk anda fitrahkan. Dan jika anda sudah memiliki ilmu yang cukup, maka berbagilah ilmu kepada orang lain. Karna dengan begitu ilmu yang anda punya tidak akan sia – sia. Dan ilmu adalah amalan yang terus mengalir, bahkan sampai anda meninggal dunia.

Lalu, untuk apa hidup? Menurut saya, sebenarnya itu lebih seperti suatu pertanyaan yang dilontarkan oleh seseorang yang sedang berputus asa. Seperti sedang mengalami kondisi frustasi yang berlebihan. Seperti orang itu merasa hidupnya sudah tak berarti lagi, seperti sudah tak ada semangat hidup. Padahal hidup hanya sekali dan janganlah kau sia-siakan hanya untuk frustasi dan lainnya yang kurang penting. Hidup itu seperti roda yang berputar, kadang diatas kadang dibawah. Tak menentu. But, just enjoy it! Jika anda bersyukur, maka anda akan merasa hidup ini berarti dan tidak sia – sia. Gunakanlah waktu yang masih Anda punya sebaik mungkin.

HAM
HAM adalah Hak Asasi Manusia. Hak untuk hidup, hak untuk bebas mengeluarkan pendapat, hak untuk memperoleh pendidikan, hak untuk beribadah, dan lain – lain. Hak Asasi Manusia merupakan anugerah atau kodrat yang telah diberikan oleh Tuhan kepada semua manusia sejak mereka masih di dalam kandungan. Namun, apa yang telah terjadi di negeri Indonesia pada saat ini? Seakan HAM sudah tidak dipandang lagi.

Seperti yang terjadi di Lampung belakangan ini, seakan HAM dipandang sebelah mata oleh para penguasa, yang mempunyai kedudukan tinggi tersebut. Padahal HAM dilihat bukan dari kedudukan seseorang. HAM ada dalam diri setiap manusia. Pembantaian kepada para petani tersebut merupakan sikap yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Mengapa mereka tega melakukan seperti itu? Mengapa pemilik modal yang berhamburan uang itu menugaskan para bawahannya untuk melakukan itu? Seperti Maju Tak Gentar Membela yang Bayar.

Sangatlah tidak adil jika mereka tidak dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Karna menurut saya, ini adalah pelanggaran HAM. Menurut saya, pemerintah seharusnya langsung turun tangan dalam kasus ini. Tapi mengapa pemerintah hanya bertopang dagu? Hanya membuat rencana, namun tidak dilaksanakan. Kasus ini dapat dengan mudah menyebar ke negera lainnya, dan bisa membuat Negara ini menjadi malu sendiri, dan membuat Negara Indonesia dipandang kurang baik oleh Negara lainnya. Dan yang Saya baca di Koran, badan HAM sudah lama melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib, namun sampai sekarang belum ada tindakan untuk menyelesaikan perkara tersebut. Dan PT tersebut masih membela diri, mereka berkata “mana mungkin kami melakukan hal seperti itu”. Ya semoga semua masalah dapat terselesaikan secara baik dan adil.

Galau

Galau, kata – kata yang sering digunakan oleh anak – anak muda jaman sekarang, yang perasaannya sedang galau, tak karuan. Menurut saya, galau adalah perasaan yang sedang sedih, bimbang, dan sebagainya. Dan kebanyakan galau itu disebabkan oleh rindu yang tak terbalaskan, perasaan yang belum tersampaikan, memikirkan seseorang, habis putus dan juga bisa galau karna pekerjaan, tugas, dan lainnya.

Galau itu susah diartikan dengan kata – kata sebenarnya. karna, galau itu dari diri dan hati kita sendiri. Ya sesuai suasana hati. Dan orang yang galau disebut sebagai Galauers. Menurut saya, galau hanya buang – buang waktu saja. Masih banyak yang harus dikerjakan dan diselesaikan daripada bergalau ria. Untuk mengatasi galau, lakukan segala sesuatu yang bermanfaat, ya menyibukkan diri kita sendiri, agar tidak berfikir sesuatu yang membuat kita galau terus – menerus.